Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mencari solusi terbaik


Mencari solusinya dengan cara yang baik

Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, diriwayatkan.


Datang seorang sahabat kepada Rasulallah Shalallahu 'alaihi wa sallam dan mengatakan kepada beliau, "Ya Rasulallah berilah aku wasiat". Beliau berkata: "Jangan marah". Orang tersebut masih mengulang-ulang terus, lantas Nabi Shalallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Bukanlah orang yang kuat itu (yang menang) dalam gulat, tetapi orang yang kuat (adalah) orang yang mampu menguasai dirinya ketika sedang marah". Mutafaqun 'alahi.

Kemarahan biasanya itu menutupi cara berpikir yang sehat dan mengarahkan pada cara berpikir yang bengkok dan menyimpang, yang bilamana keduanya ada maka dia akan menguasai sikap sentimental. Oleh karena itu di anjurkan supaya tenang (ketika sedang marah), dan menahan dengan cara yang baik tanpa terpancing emosi dengan situasi yang sedang terjadi, betapa banyak kita bisa mencontoh pada wanita yang berakal, di dalam menghadapi kemarahan suaminya, yang mana dia menghadapinya dengan cara yang baik dan tenang (tidak terpancing ikut emosi), maka tidak lama kemudian suaminya pun kembali lagi kedalam pangkuannya.

Dan manusia banyak yang telah mencoba cara yang satu ini, oleh karena itu tidak salah kalau Allah Subahanahu wa ta'ala menyuruh Nabi yang mulia, seperti dalam firmanNya:


"Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, jika ada orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia". QS Fushilat: 34.

Sebagian orang ada yang menggunakan cara yang bagus dalam menghadapi masalah seperti ini, ada orang yang takut bilamana sampai terjadi permusuhan dengan teman kerja sekantornya, atau juga dengan keluarga atau saudaranya, dia memilih untuk berbuat baik kepada mereka sebelumnya, dengan cara memberi hadiyah padanya, berkata dengan lemah lembut ketika sedang berbicara bersama mereka untuk mencegah sikap buruk dari mereka, dan sebelum sampai berubah permusuhan menjadi pertengkaran secara fisik, seperti misalkan, seorang pimpinan yang berlaku lembut pada anak buahnya, atau seorang suami pada istrinya, atau yang lainnya. Dan solusi seperti ini nyata dan banyak memberi manfaat di dalam meminimalisir permusuhan dan pertengkaran.

Posting Komentar untuk "Mencari solusi terbaik"